Jumat, 16 Agustus 2013

Baitullah


Kemarin, saat menunggu datangnya shalat jum'at, diriku merenungkan sebuah pertanyaan yang tiba - tiba menghampiri. "kapan engkau akan menghampiri baitullah?" pertanyaan yang sangat jarang aku pikirkan. setelah itu aku berpikir dan mencoba merenungkan tentang fenomena tentang orang - orang yang sangat mudahnya pergi kesana.

Kalo menurut logika hal yang pertama kita pikirkan adalah uangnya, akan tetapi ada beberapa temanku yang sempat bercerita tentang perjalanan mereka kesana, begitu dimudahkan untuk urusan keuangannya, subhanalloh. Begitu juga sebaliknya ada beberapa orang yang telah berkelimpahan tapi dipersulit untuk datang ke baitulloh, malah sebelum sempat datang kesana dia keburu wafat.

Setelah beberapa menit memikirkan hal tersebut timbulah pemikiran bahwa datang ke rumah Alloh itu bukan tentang materi? tapi keyakinan dan kepantasan. Analogi sederhananya bila kita orang yang menyenangkan serta layak diundang untuk datang kerumah seseorang. pastilah orang yang mengundang akan merasa senang untuk didatangi dan tidak memungkinkan orang tersebut akan memfasilitasi kita untuk cepat - cepat datang kerumahnya.

Analogi tersebut mungkin berlaku juga untuk Alloh pikirku. setelah itu aku berdoa sejenak "Ya Alloh, ya fatah, Ya Rozaq ampunilah aku, dan pantaskanlah diriku untuk berkunjung kerumahMu, aamiin". Setelah itu timbulah niat untuk berusaha agar aku dipantaskan olehNya, mudah - mudahan niatku dipermudah dan saya termasuk yang sangat yakin dengan kalimat Alloh "kamu akan mendapatkan apa - apa yang kamu usahakan" dan "berdoalah kepadaKU,nicaya Aku kabulkan".

Baitullah, Insya Alloh aku akan berkunjung kesana :)


0 komentar:

Posting Komentar