Selasa, 20 Agustus 2013

Modal Berbisnismu

Setelah menyusun bagaimana menentukan visi dan misi yang benar, saya akan mencoba untuk sharing salah satu hal yang paling dipermasalahkan oleh seorang bisnis pemula, atau seseorang yang akan membuka sebuah usaha atau bisnis yaitu tentang modal.

oke saya sangat setuju dengan motivator - motivator bisnis bahwa modal bukan permasalahan utama dalam bisnis bahwa kita harus kerja keras dan pantang menyerah, ini secara mental, bagaimana secara teknisnya?. 

Bila perusahaan anda berbentuk PT atau CV, alias berbadan hukum, untuk mendapatkan modal tampaknya tidak terlalu sulit, banyak sekali bank - bank yang akan memberikan modal dengan cara kredit ataupun program - program lainnya.

Pertanyaannya bagaimana dengan usaha kecil? atau seseorang yang mempunyai ide bisnis yang bagus tapi minim modal. jelas ini harus menggunakan strategi. dan saran saya jangan terlalu mengandalkan dengan cara berhutang. Ingat bila usaha anda belum jalan atau dibuka dan anda sudah berhutang, coba pikirkan hal ini. apakah usaha ini akan memberikan omset atau profit yang bisa membayar cicilan hutangnya?

Ingat bahwa usaha yang baru dibuka itu memiliki pemasukan yang tidak stabil, kita tidak bisa mengira - ngira tentang jumlah rata - rata pemasukan perbulan dalam bisnis kita karena dibuka juga belum tentu saja kita tidak tahu berapa pemasukannya, sedangkan hutang itu sudah pasti harus dibayar dan jumlah setoran pertiap bulannya sudah fix. Bisa diibaratkan membayar suatu yang pasti dengan yang tidak pasti ini adalah perbuatan konyol.

saya akan menyarankan 2 tips untuk mendapatkan modal dalam usaha dengan cara tidak berhutang.

1. Dapatkan uang dari calon konsumen 

Ingat bila ada seorang konsumen tertarik pada barang anda atau jasa anda, salah satu tanda bahwa dia serius membeli produk anda adalah dia tidak akan segan dan susah untuk memberikan uang dimuka atau minimal DP dulu. Bila tidak mau berarti tidak serius, simple. hal ini juga salah satu cara anda untuk menyeleksi calon konsumen jadi tidak banyak membuat waktu anda tersita untuk melayani konsumen yang tidak serius.

2. Bekerja sama atau mencari Investor

investor terbaik awal bisnis anda adalah teman baik anda. coba sharing ide anda dengannya apakah tertarik atau tidak, bila tidak cari lagi teman yang lain dan bila iya, berikan kepadanya bahwa konsep ini harus ditanggung bersama resikonya, apabila bisnis ini merugi begitu pula ketika untung harus ditanggung oleh kedua belah pihak, harus jelas. Cantumkan juga berapa pembagian hasilnya dari keuntungan dan bagaimana usaha ini bila mengalami kerugian. yang jelas bila investornya memberikan konsep seperti pemberi hutang yang lain yaitu sudah memberikan nilai bahwa setiap bulannya harus setor sekian dan sekian, saya sarankan cari investor yang lain.

ini adalah cara yang cukup masuk logika untuk mendapatkan modal dalam bisnis anda, Membuka usaha atau bisnis itu memang perlu modal, perlu uang, tapi bukan berarti harus memakai uang sendiri bukan? 




0 komentar:

Posting Komentar